Menjadwalkan eksekusi script dengan cronjob

Cron adalah salah satu tools dalam linux yang berfungsi untuk mengeksekusi suatu script/perintah dalam jangka waktu tertentu. Cron sangat berguna apalagi untuk melakukan perintah yang berulang – ulang / terjadwal. Contoh yang sering digunakan yaitu untuk menjadwalkan backup database setiap hari. Beberapa aplikasi seperti magento juga mewajibkan untuk “mendaftarkan” scriptnya ke crontab agar bisa menjalankan task di latar belakang.

Mendaftarkan perintah ke crontab

Agar perintah kita dieksekusi oleh cron, kita harus menambahkan perintah kita ke dalam crontab. Dengan cara mengedit crontab:

crontab -e

cronjob

Jika kita pertama kali membuka crontab, akan muncul pilihan untuk memilih editor yang kita gunakan di crontab. Kita pilih nano saja yang paling mudah.

Setelah itu akan muncul file crontab beserta comment yang berupa panduan format untuk mendaftarkan cron. Singkatnya, kita diminta untuk mengisi waktu kapan perintah kita ingin diekseskusi, dan perintah yang ingin dieksekusi.

Untuk format waktunya sendiri menggunakan format:

menit jam hari-dalam-bulan bulan hari-dalam-minggu, jadi misal kita ingin mengeksekusi suatu perintah tiap hari sabtu jam 6 pagi bisa dengan:

0 6 * * 6 /perintah/kita.sh arg1 arg2 dst

Contoh yang saya gunakan cronjob untuk backup database mysql tiap jam 7 malam

cronjob

Mengecek daftar crontab

Untuk mengecek perintah apa saja yang ada di crontab bisa dengan command  crontab -l

One thought on “Menjadwalkan eksekusi script dengan cronjob

Leave a Reply

%d bloggers like this: